SAIRA 54PERSEN STORY

Menjelajah Keindahan dan Misteri Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

September 23, 2026 saira54persen
Menjelajah Keindahan dan Misteri Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Adventure & Konservasi

Menjelajah Keindahan dan Misteri Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

September 2026
4 Menit Baca
150K+ Pendaki
Gunung Gede Pangrango
Pemandangan spektakuler dari puncak Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat.

Ringkasan Cepat Pendakian

Ketinggian Gede 2.958 MDPL
Ketinggian Pangrango 3.019 MDPL
Luas Taman Nasional 24.270,80 Ha

Bagi para pencinta alam dan pendaki di Indonesia, nama Gunung Gede Pangrango tentu sudah tidak asing lagi. Berada di Provinsi Jawa Barat, gunung berapi aktif tipe stratovolcano ini memiliki ketinggian 2.958 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Lokasi dan Kawasan Taman Nasional

Dikutip dari www.gedepangrango.org, secara geografis Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) terletak antara 106º51-107º02BT dan 6º41-6º51 LS. Secara administratif, Taman Nasional ini berada di antara tiga wilayah yaitu Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Sukabumi dengan total luasan mencapai 24.270,80 hektare.

Gunung Gede sendiri berdampingan erat dengan saudaranya, yaitu Gunung Pangrango yang memiliki ketinggian 3.019 mdpl. Kedua puncak megah ini dihubungkan oleh sebuah area ikonik yang dikenal sebagai Kandang Badak. Wilayah ini berada di bawah naungan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, yang tercatat sebagai salah satu taman nasional tertua di Indonesia.

Sisi Sakral dan Legenda Suryakencana

Bagi warga di kaki gunung, tepatnya untuk warga Kabupaten Cianjur, Gunung Gede Pangrango juga menjadi tempat yang sakral. Pasalnya, dipercaya di kawasan puncak Gunung Gede merupakan kerajaan gaib tempat bersemayamnya sosok Raden Eyang Suryakancana.

Tempat bersemayamnya Eyang Suryakencana—yang dipercaya merupakan sosok keturunan pendiri Cianjur—dinamai dengan Alun-alun Suryakencana. Lokasi tersebut tidak hanya lekat dengan cerita mistis, tetapi juga kerap dijadikan tempat camping favorit bagi para pendaki.

Sejarah Konservasi dan Keanekaragaman Hayati

Terlepas dari mitos atau kepercayaan tersebut, Gunung Gede Pangrango yang pertama kali ditetapkan sebagai Cagar Alam pada 1889 ini memiliki peranan penting dalam sejarah konservasi dan penelitian botani, mengingat terdapat keanekaragaman tanaman dan hewan di dalamnya.

Bahkan, Gunung Gede Pangrango juga menjadi habitat alami sekaligus tempat tinggalnya Elang Jawa yang kerap dikaitkan sebagai simbol negara, yakni Burung Garuda.

Daya Tarik Utama bagi Pendaki Pemula

Gunung Gede Pangrango menjadi salah satu gunung yang kerap menjadi tujuan pendakian, terutama bagi para pendaki pemula. Gunung Gede yang memiliki tinggi 2.958 mdpl ini menjadi tujuan favorit karena jalurnya yang tertata serta pemandangannya yang luar biasa. Tercatat dari tahun 2020 hingga 2024, ada lebih dari 150 ribu pendaki yang naik ke Gunung Gede Pangrango.

Daya tarik utamanya meliputi:

  • Alun-Alun Surya Kencana: Padang sabana luas yang ditumbuhi bunga edelweis yang memukau.
  • Keanekaragaman Flora dan Fauna: Menyajikan pengalaman mendaki melintasi ekosistem hutan hujan tropis yang terjaga kelestariannya.
“
Pesan Lestari
"Cerita kecil bisa menjadi langkah besar untuk perubahan. Tetap jaga kelestarian alam, kebersihan lingkungan, dan hormati kearifan lokal setiap kali Anda menjelajah ruang terbuka hijau!"
TNGGP
Tim Konservasi Alam Indonesia
Bagikan postingan:
Postingan Terverifikasi

Komentar

Komentar

Posting Komentar

Play Epic Music